Rabu, 11 Maret 2009

Wujud Cinta

Semua bentuk cinta adalah baik dan indah, namun cinta tak sekedar kata-kata, pandangan ataupun semyuman. Cinta di atas semua itu, sebelumnya harus didahului oleh usaha, sikap, tindakan, bahkan pemberian dan pengorbanan. Jika cinta tersebut tampak dalam usaha, pengorbanan, dan pejuangan. Sedangkan, cinta yang berorientasi pada cinta jasad adalah salah satu bentuk cinta yang egois (mementingkan diri sendiri).

Orang yang memiliki cinta akan membantu yang lemah, memberi pada yang membutuhkan, menyayangi anak yatim, dan membantu orang yang kesulitan. Cinta senantiasa berkorban tanpa meminta balasan, bersikap murah hati, dan memberi tanpa rasa bosan, dan ia merasa di puncak kebahagiaan dan kenikmatan.

Rasulullah Saw memberikan cara mudah agar kita dapat saling mencintai sebagian yang laij\n, yaitu sebuah cara yang tidak membebani harta, waktu maupun tenaga, yaitu tersenyum dengan tulus yang bersumber dari hati hingga menembus hati saudara kita, serta agar terbuka seluruh pintu jiwa kita dan jiwa mereka sehingga kita semua menjadi saudara yang saling mencintai karena Alloh Swt.

Maka mulai saat ini, tunujukan rsa cinta kita pada setiap manusia walau hanya dengan sesungging senyuman. ^-^ (Pu3_Aldo)

Sabtu, 28 Februari 2009

Menuju Perubahan

Bandung, 19 Februari 2009 tepatnya pukul 2.oopm para pengurus Hima BSI (AEDS) berkumpul di ruang sidang Fakultas Adab dan Humaniora UIN Bandung. Apa yang terjadi??? mereka berkumpul dengan mengangkat dua tema; Rapat Pleno tengah dan Reshuffle Pengurus AEDS 2008-2009.

Pleno tengah adalah rapat pertanggungjawaban pengurus selama 1/2 masa menjabat. Tetapi mengapa Pleno tengah harus dibarengi dengan Reshuffle??? jawabannya karena sebagian dari pengurus AEDS menjadi pengurus senat fakultas Adab dan Humaniora yang akan dilantik bulan maret ini.
Semoga tahun 2009 menjadi langkah yang baik untuk AEDS maupun Senat,,,,.

Di bawah ini adalah hasil dari Reshuffle tersebut. Semoga awal tahun 2009 menjadi langkah yang baik menuju perubahan.


*Press Department*

RESHUFFLE PENGURUS HIMA JURUSAN BAHASA DAN SASTRA INGGRIS ASSOCIATION OF ENGLISH DEPARTMENT STUDENT (AEDS) KBM UIN SGD BANDUNG PERIODE 2008-2009

Ketua : Muamar
Sekretaris : M. Rizal Hilaby
Bendahara : Syalwa Elia Rahmawati

Bidang-Bidang:

1.Pengembangan Intelektual
Ketua Bidang : Yanti Siti Hajaroh
Sekretaris Bidang: Siska Indriaani
Staff : Marlin Widiya
Devi Astri Yanti
Brian Sulistio
Ruli

2.Penegakan Kode Etik dan Akhlakul Karimah
Ketua Bidang : Yuyun Yulianti
Sekretaris Bidang: Anindiyanti
Staff : Asep Hari Ismail
Didik Santoso
Aulia Rahman

3.Pengembangan Aparatur Organisasi
Ketua Bidang : Kamal Bayu
Sekretaris Bidang: Mawar Solihat
Staff : Ali Ustman Subki
Siti Aisyah
Aras Abdul Rasyid
Dede Yusuf
Ani Hanifah

4.Olahraga dan Seni
Ketua Bidang : M. Ginanjar
Sekretaris Bidang: Meli Cahyani
Staff : M. Zaki Al-Aziz
Wandi Hidayat
Cika Rizki
Mustakim
Agus Rudiansyah
Alzemendi


5.Pengembangan Pers Mahasiswa
Ketua Bidang : Yaya Mulyamantri
Sekretaris Bidang: Endat Kudratullah
Staff : Ridwan Mahanka
M. Nazir
Putri Paramaditha
Adam

6.Kerjasama, Penelitian dan Pengembangan Masyarakat
Ketua Bidang : M. Adnan Dani
Sekretaris Bidang: Cici Nurhasanah
Staff : Egia Arga
Hayati Nufus


7.Pengembangan Kewirausahaan
Ketua Bidang : M. Encep
Sekretaris Bidang: D. Muflihah
Staff : Asep Hendi
Atikah Dwi Pujianti
Agil

Rabu, 25 Februari 2009

Guys,,,dO yOu know?

10 taun yang lalu UNESCO menetapkan tanggal 21 February 1999 sebagai HaRi baHaSa iBu IntErNaSioNaL sebagai bentuk respon menurunnya populasi pengguna bahasa ibu setiap tahunnya,,,euhmp,,too bad!!
so,,,let’s start to speak Our mOtHeR tOnGuE now!!! Hayu ah,,urang ngamumule basa indung B’Coz Lamun lain ku urang,,,ku saha deui atuhh??/!!

Wilujeng mieLing basa indung internasional akang,,,teteh,,,n’cang,,,n’cing,,,uda,,,uni,,,!!!

*Press Department*

Jumat, 13 Februari 2009

announcement

bwt tmen2,,,yang mau karya2 or tulisannya dimuat di blog ini, kirim aza karya kmu ke blog_aeds@yahoo.co.id di tunggu ya!!!

Minggu, 14 Desember 2008

Apa Itu Sastra?

Sebagai mahasiswa Bahasa dan Sastra Inggris kita pasti akan disuguhi beberapa sajian mata kuliah mengenai sastra, baik itu Sastra Inggris (jumlah SKS-nya pasti paling buanyak,,,), Sastra Indonesia, dan Sastra Sunda (mata kuliah ini baru lho,,,qta kan kuliah di Bandung, West Java…wayahna yang bukan sundanese kudu bisa!!). Sebagai mahasiswa sastra malu dwonk,,,klo qta ga tau apa itu sastra??!!!

Sastra berasal dari bahasa Sansakerta: śāstra, shastra yang artinya “teks yang mengandung instruksi” atau “pedoman”, pengertian tersebut diambil kata dasar śās yang berarti instruksi atau ajaran. Nah,,, dalam bahasa Indonesia kata ini biasa digunakan untuk merujuk kepada "kesusastraan" atau sebuah jenis tulisan yang memiliki arti atau keindahan tertentu. Tetapi kata “sastra” tidak hanya mewakili tulisan indah dan memiliki arti, namun semua jenis tulisan bisa dibentuk sastra,,,lho??!! Jadi sebenarnya “Sastra” itu apa??

Sebenarnya sastra bisa dibagi menjadi sastra tertulis atau sastra lisan (sastra oral). Di sini sastra tidak banyak berhubungan dengan tulisan, tetapi dengan bahasa yang dijadikan wahana untuk mengekspresikan pengalaman atau pemikiran tertentu.

Secara tidak langsung sastra sangat berhubungan erat dengan daerah geografis atau bahasa, mau bukti??!! Coba aza bandingkan karya sastra sunda dengan sastra Jepang!! Pasti beda banget!!!

Di bawah ini beberapa kategori sastra yang dikenal di Indonesia:
Novel
Cerita / Cerpen (tertulis / lisan)
Syair
Pantun
Sandiwara / Drama
Lukisan / Kaligrafi
Di bawah ini jenis-jenis sastra berdasatkan letak geografis dan bahasa:
Sastra Nusantara: Sastra Bali, Sastra Batak, Sastra Bugis, Sastra Indonesia (Modern), Sastra Jawa, Sastra Madura, Sastra Makassar, Sastra Melayu, Sastra Minangkabau, Sastra Sasak, Sastra Sunda, Sastra Lampung. // Sastra Barat: Sastra Belanda, Sastra Inggris, Sastra Italia, Sastra Jerman, Sastra Latin, Sastra Perancis, Sastra Rusia, Sastra Spanyol, Sastra Yunani. // Sastra Asia: Sastra Arab, Sastra Tiongkok, Sastra Ibrani, Sastra India Modern, Sastra Jepang, Sastra Parsi, Sastra Sansekerta. <>

Source : Wikipedia

Sabtu, 13 Desember 2008

BSI AWARD 2008

The 1st BSI Award
‘Kemesraan yang berlalu’

Sore itu tanggal 12 Desember 2008, di sebuah gedung berlantai dua berlabel ‘Gedung Teater Awal UIN SGD Bandung’ menjadi saksi bisu terlahirnya ‘BSI Award 2008’ pertama dan satu-satunya di UIN SGD Bandung. Sebuah malam yang tak kan mudah dilupakan, sebagai acara puncak dari sebuah event orientasi mahasiswa baru Bahasa dan Sastra Inggris (BSI), yang berlabel English Department Student Excellent Orientation (EDSEO).

Acara ini menyuguhkan beragam acara, dimulai dengan opening ceremony yang berisi sambutan dari ketua Hima dan Ketua Jurusan BSI. “acara seperti ini baru ada di BSI bahkan di UIN….” ucapan itu terlontar dari seorang Bapaknya mahasiswa/i BSI. Setelah memberikan sambutan, dan resmi membuka “BSI Award 2008” dengan tema ‘kemesraan yang berlalu’. Dan dimulailah beragam acara menarik disuguhkan malam itu, mulai dari cuap-cuap MC, performance dari mahasiswa/i BSI, pembacaan pemenang ‘BSI Award 2008’, pemutaran film EDSEO, dan pembagian ‘EDSEO certificate’ dan CD film ‘EDSEO’, acara ini juga disisipkan oleh pembagian hadiah Pekan Olah Raga Sastra Inggris (PORSI) di awal acara.

‘BSI Award 2008’ terdiri dari dua kategori, yaitu penghargaan untuk panitia ‘EDSEO’ dan penghargaan untuk peserta ‘EDSEO’. Untuk kategori peserta terdiri dari: the best dress code (team), the best yell (team), dan peserta cowok-cewek favorit. Sedangkan untuk kategori panitia terdiri dari: panitia cowok-cewek favorit, panitia cowok-cewek tergalak, dan panitia terbaik. Pembacaan pemenang award kategori panitia dimulai dengan panitia cowok favorit yang dibacakan oleh (…………..) “the winner is…Muamar” dengan kompaknya mereka membacakannya. Sedangkan untuk kategori panitia cewek favorit dan panitia terbaik diborong oleh Yanti selaku seksi acara. Dua kategori lainnya yaitu panitia cowok tergalak dimenangkan oleh Igin M.G, dan panitia cewek tegalak dimenangkan oleh Syalwa.

Setelah pembacaan award kategori panitia selesai, tiba saatnya untuk membacakan award kategori peserta. Dimulai oleh Yanti dan Yaya yang membacakan pemenang the best dress code (team), dengan perlahan isi amplop itu dibuka “the award goes to…penyihir” tepuk tangan mengantarkan pemenang naik ke atas podium. Selanjutnya pemenang the best yell (team) dibacakan oleh Siska dan Ridwan yang dimenangkan oleh (……….), dan dua kategori lainnya masing-masing dibacakan oleh Abel dan Aras untuk peserta cewek favorit yang dimenangkan oleh Puji, dan kategori peserta cowok favorit dibacakan ole Bo’i dan Syalwa yang dimenangkan oleh Rifat.

Konsep acara ini menyerupai “Oscar Award” milik Amerika, “Panasonic Awad” milik Indonesia, dan masih banyak lagi event yang menyerupai acara ini. Serupa tapi tak sama,,,apa itu??? Pemenang “BSI Award 2008” tak dapat trophy??!! Tapi meskipun tak mendapat trophy penghargaan, para pemenang tetap berbahagia karena acara malam itu adalah sebuah penghargaan yang tak kan ternilai jika dibandingkan dengan sebuah trophy.

Hal ini diamini oleh Ifat ‘Narji’ mahasiswa BSI semester 1 C, “salut untuk panitia, walaupun peserta terbatas acara tetap berjalan lancar” ujar peserta EDSEO terfavorit ini. Walaupun Narji menilai positif terhadap panitia namun Narji menyayangkan keikutsertaan peserta yang minim. “pesertanya kurang maksimal karena ada tugas Pa Otong yang harus selesai hari senin, itu syarat mengikuti UAS” kata Ifat seorang mahasiswa asal Tangerang ini. Selain karena alasan tugas, Ifat juga menilai publikasinya kurang maksimal, “kalau bisa publikasi jangan lewat SMS, konfirmasi aja langsung. Kalau lewat SMS kan ada kemungkinan ga nyampe SMSnya” begitu kata mahasiswa yang sering disebut Narji oleh teman-temannya.

Ya…memang, malam itu peserta EDSEO yang hadir tidak mencapai 50% jumlah peserta. Sangat disayangkan memang, tetapi walaupun begitu “1st BSI Award” tetap berjalan…. “salut untuk panitia…” kata Narji dengan senyumnya yang khas. Rijal sebagai ketua OC mengakui kekurangan ini, publikasi yang kurang maksimal menjadi faktor sedikitnya peserta EDSEO yang datang pada malam itu. Rijal juga meminta maaf atas kekurangan ini dan berterima kasih kepada peseta yang hadir malam itu.

“Betul memang tidak maksimal karena tadinya kita ga nyangka kalau UAS itu bakalan tanggal 15…jadi kita majuin acaranya…maaf ja buat semua peserta tapi acara berjalan cukup seru.” begitu kata Rijal saat dihubungi lewat ponselnya. Kebijakan rektorat yang berubah ini berdampak langsung terhadap agenda acara Himpunan Mahasiswa BSI / Association of English Department Student (AEDS) tak terkecuali acara ‘BSI Award’.

10.43pm acara ini berakhir,,,ditutup dengan penyerahan ‘EDSEO certificate’ dan CD film ‘EDSEO’ oleh Pak Irman (dosen grammar-nya BSI) secara simbolis kepada empat peserta EDSEO perwakilan dari kelasnya masing-masing. Malam itu mencetak sejarah ‘1st BSI Award’ akankah ada ‘2nd BSI Award’ di tahun depan??? <>